Selasa, 29 September 2009

Kalau Anda Punya Masalah, Berbahagialah!

Kalau Anda Punya Masalah, Berbahagialah!

Membaca judul di atas mungkin Anda bertanya-tanya, apakah saya tak salah tulis. Anda mungkin berkata, ''Bukankah akan lebih berbahagia kalau kita sama sekali tak punya masalah?'' Kalau demikian, Anda salah besar! Dimana ada kehidupan, disitu pasti ada permasalahan. Namun, tahukah Anda bahwa di balik setiap masalah terkandung suatu peluang emas dan kesempatan yang besar untuk maju?


Ada kata-kata bijak dari Norman V Peale yang patut Anda renungkan. Dalam ukunya You Can If You Think You Can, ia mengatakan, ''Apabila Tuhan ingin menghadiahkan sesuatu yang berharga, bagaimanakah Ia memberikannya kepada Anda? Apakah Ia menyampaikan dalam bentuk suatu kiriman yang indah dalam nampan perak? Tidak! Sebaliknya Tuhan membungkusnya dalam suatu masalah yang pelik, lalu melihat dari jauh apakah Anda sanggup membuka bungkusan yang ruwet itu, dan menemukan isinya yang sangat berharga, bagaikan sebutir mutiara yang mahal harganya yang tersembunyi dalam kulit kerang.''

Pernyataan di atas bukan sekedar kata-kata indah untuk menghibur Anda yang sedang kalut menghadapi suatu masalah. Ini adalah perubahan paradigma dan cara berpikir. Keadaan apa pun yang kita hadapi sebenarnya bersifat netral. Kita lah yang memberikan label positif atau negatif terhadapnya. Seperti yang dikatakan filsuf Cina, I Ching, ''Peristiwanya sendiri tidak penting, tapi respon terhadap peristiwa itu adalah segala-galanya.''


Berikut ini contoh sederhana. Sebagai seorang fasilitator yang memberikan pelatihan di berbagai perusahaan, saya pernah menghadapi penolakan dari klien semata-mata karena usia saya yang dianggap terlalu muda. Saya pernah menganggap ini masalah besar. Bagaimana tidak? Ini menyangkut kredibilitas saya. Saya kemudian memikirkannya berhari-hari. Kepercayaan diri saya mulai terganggu. Lama-kelamaan saya sadar bahwa penolakan semacam ini adalah! hal biasa. Justru ini adalah kesempatan untuk berkembang. Karena itu, saya segera menggali kebutuhan klien dan mencari pendekatan yang lebih dapat diterima. Saya terus meningkatkan kompetensi, sampai akhirnya saya dapat diterima oleh perusahaan tersebut. Kalau demikian, penolakan awal itu sama sekali bukan sebuah masalah, tapi sebuah peluang yang sangat berharga. Semua kesulitan sesungguhnya merupakan kesempatan bagi jiwa kita untuk tumbuh. Sayang, lebih banyak orang yang menganggap masalah sebagai sesuatu yang harus dihindari. Mereka tak mampu melihat betapa mahalnya mutiara yang terkandung dalam setiap masalah. Ibarat mendaki gunung, ada orang yang bertipe Quitters. Mereka mundur teratur dan menolak kesempatan yang diberikan oleh gunung.

Ada orang yang bertipe Campers, yang mendaki sampai ketinggian tertentu
kemudian mengakhiri pendakiannya dan mencari tempat yang datar dan nyaman untuk berkemah. Mereka hanya mencapai sedikit kesuksesan tapi sudah merasa puas dengan hal itu. Tipe ketiga adalah Climbers yaitu orang yang seumur hidupnya melakukan pendakian, dan tak pernah membiarkan apapun menghalangi pendakiannya. Orang seperti ini senantiasa melihat hidup ini sebagai ujian dan tantangan. Ia dapat mencapai puncak gunung karena memiliki mentalitas yang jauh lebih tinggi, mengalahkan tingginya gunung. Orang dengan tipe ini benar-benar meyakini apa yang pernah dikatakan Dag Hammarskjold, ''Jangan pernah mengukur tinggi sebuah gunung sebelum Anda mencapai puncaknya. Karena begitu ada di puncak, Anda akan melihat betapa rendahnya gunung itu.''

Semua masalah sebenarnya adalah rahmat terselubung bagi kita. Mereka ''berjasa'' karena dapat membuat kita lebih baik, lebih arif, lebih bijaksana, dan lebih sabar. Anda baru dapat disebut manajer yang baik kalau Anda mampu memimpin seorang bawahan yang sulit, yang membuat para manajer lain angkat tangan. Anda baru menjadi orang tua yang baik kalau Anda dapat menangani anak yang bermasalah, atau pun menantu yang keras kepala, yang melakukan sesuatu melebihi batas kesabaran Anda. Anda baru dapat disebut profesional kalau Anda mampu menangani pelanggan yang cerewet yang sering mengeluh dan banyak maunya. Untuk mencapai kesuksesan Anda perlu memiliki adversity quotient, yaitu kecerdasan dan daya tahan yang tinggi untuk menghadapi masalah. Kecerdasan tersebut dimulai dari merubah pola pikir dan paradigma Anda sendiri. Mulai lah melihat semua masalah yang Anda hadapi sebagai peluang, kesempatan, dan rahmat. Anda akan merasa tertantang, namun tetap mampu menjalani hidup yang tenang dan damai.


Berbahagialah jika Anda memiliki masalah. Itu artinya Anda sedang hidup dan berkembang. Justru bila Anda tak punya masalah sama sekali, saya sarankan Anda segera berdoa, ''Ya Tuhan. Apakah Kau tak percaya lagi padaku, sehingga Kau tak mempercayakan satu pun kesulitan hidup untuk saya atasi?'' Dengan berdoa demikian Anda tak perlu khawatir. Tuhan amat mengetahui kemampuan kita masing-masing. Ia tak akan pernah memberikan suatu beban yang kita tak sanggup memikulnya.

Dikutip dari (Arvan Pradiansyah Dosen FISIP UI & Pengamat Manajemen )

5 Bola Kehidupan

5 Bola Kehidupan


Bayangkan hidup sebagai suatu permainan ketangkasan dimana kita harus memainkan keseimbangan 5 buah bola yang dilempar ke udara.

Bola-bola tersebut bernama : Pekerjaan, Keluarga, Kesehatan, Teman dan Spirit dan kita harus menjaga agar ke-5 bola ini seimbang di udara.

Kita akan segera mengerti bahwa ternyata "Pekerjaan" hanyalah sebuah bola karet. Jika kita menjatuhkannya maka ia akan dapat memantul kembali.

Tetapi empat bola lainnya yaitu Keluarga, Kesehatan, Teman dan Spirit terbuat dari gelas. Dan jika kita menjatuhkan salah satunya maka ia akan dapat terluka, tertandai, tergores, rusak atau bahkan hancur berkeping-keping.

Dan ingatlah mereka tidak akan pernah kembali seperti aslinya. Kita harus memahaminya benar dan berusaha keras untuk menyeimbangkannya


Bagaimana caranya?

  1. Jangan rusak nilai kita dengan membandingkannya dengan nilai orang lain. Perbedaan yang ada diciptakan untuk membuat masing-masing diri kita special.

  2. Jangan menganggap remeh sesuatu yang dekat di hati kita, melekatlah padanya seakan-akan ia adalah bagian yang membuat kita hidup, dimana tanpanya, hidup menjadi kurang berarti

  3. Jangan biarkan hidup kita terpuruk di 'masa lampau' atau dalam mimpi masa depan. Satu hari hidup pada suatu waktu berarti hidup untuk seluruh waktu hidupmu.

  4. Jangan menyerah ketika masih ada sesuatu yang dapat kita berikan. Tidak ada yang benar-benar kalah sampai kita berhenti berusaha.

  5. Janganlah takut mengakui bahwa diri kita tidaklah sempurna. Ketidaksempurnaan inilah yang merupakan sulaman benang rapuh untuk mengikat kita satu sama lain.

  6. Jangan takut menghadapi resiko. Anggaplah resiko sebagai kesempatan kita untuk belajar bagaimana menjadi berani.

  7. Jangan berusaha untuk mengunci cinta dalam hidupmu dengan berkata "tidak mungkin saya temukan". Cara tercepat untuk mendapatkan cinta adalah dengan memberinya, cara tercepat untuk kehilangan cinta adalah dengan menggenggamnya sekencang mungkin, dan cara terbaik untuk menjaga agar cinta tetap tumbuh adalah dengan memberinya 'sayap'.

  8. Jangan lupa bahwa kebutuhan emosi terbesar dari seseorang adalah kebutuhan untuk merasa dihargai.

  9. Jangan takut untuk belajar sesuatu. Ilmu pengetahuan adalah harta karun yang selalu dapat kita bawa kemanapun tanpa membebani.

Dan akhirnya :

MASA LALU adalah SEJARAH , MASA DEPAN merupakan MISTERI dan SAAT INI adalah KARUNIA. Itulah kenapa dalam bahasa Inggris SAAT INI disebut "The Present".



Doa dan Penyembuhan

Doa dan Penyembuhan


Para ahli kedokteran dan peneliti keagamaan, kini sedang berusaha keras membuktikan, bahwa berdoa memiliki dampak besar bagi penyembuhan. Sejak tahun 1995 para pakar terkemuka dari Universitas Harvard, setiap musim dingin secara rutin mengadakan konferensi bertema "Spritualitas dan Penyembuhan". Sejauh ini sudah terdapat 1.200 laporan penelitian mengenai kepercayaan kepada Tuhan dan kesehatan. Kesimpulan sementara yang ditarik, berdoa secara teratur ternyata meningkatkan mutu kesehatan dan mempercepat penyembuhan. Mereka yang secara teratur berdoa dan sembahyang, lebih jarang terserang penyakit kanker, serangan jantung dan tekanan darah tinggi.

Tentu saja tesis ini harus dibuktikan lebih jauh lagi. Sebab selain peneliti yang pro ada juga yang kontra pendapat tsb. Namun penelitian jangka panjang di California menunjukan, mereka yang taat beribadah hidup rata-rata tujuh tahun lebih panjang. Prof. Harold Koenig pendiri pusat pengkajian religiositas dan kesehatan di Universitas Duke di North Carolina AS, mengatakan sebetulnya fenomena itu dapat diterangkan secara ilmiah. Barangsiapa menerima penuh Tuhan sebagai pengendali nasibnya, akan merasa lebih tenang dan tidak dikejar stress. Juga di kelompok gereja atau rumah ibadah lainnya merasa diterima dan terikat secara sosial.

Dengan perasaan semacam itu, pemeluk agama yang taat akan menjauhkan diri dari alkohol, narkotika, menghindarkan praktek seksual yang menyimpang serta tindak kejahatan yang merusak kesehatan. Perilaku ini saja, mampu meningkatkan kualitas kesehatan yang bersangkutan. Jadi tidak ada keajaiban dalam fenomena ini, kata prof. Koenig. Sejumlah Universitas terkemuka di Amerika Serikat, kini berlomba-lomba melakukan penelitian mengenai keampuhan berdoa ini. Memang sejauh ini hampir seluruh penelitian dilaporkan menunjukan hasil positif.

Penelitian selanjutnya menunjukan, bukan hanya mereka yang taat beragama, akan tetapi juga mereka yang didoakan, mendapat berkah dari doa. Pada tahun 1988 dokter Randolph Byrd melakukan penelitian di San Fransisco, dengan melibatkan 393 responden pasien penyakit jantung. Byrd membagi dua kelompok percobaan secara acak. Kemudian kepada perhimpunan Kristen setempat, Byrd meminta agar salah satu kelompok pasiennya didoakan. Sementara kelompok lainnya bertindak sebagai pembanding. Tim peneliti, tidak tahu kelompok mana yang didoakan.

Ternyata menurut Byrd, kelompok pasien yang didoakan, lebih sedikit terkena serangan jantung dan lebih sedikit membutuhkan anti-biotika. Tentu saja hasil penelitian ini menggegerkan kalangan kedokteran. Banyak yang mempertanyakan keabsahan ilmiah penelitian dokter Byrd tsb. Sebelas tahun kemudian, tim ahli kedokteran dipimpin Dr. William Harris melakukan penelitian lanjutan sesuai pola penelitian Byrd di rumah sakit Saint Lukes di Kansas. Hasilnya ternyata juga serupa. Paralel dengan itu, para peneliti lainnya melaporkan, bahwa terapi berdoa ternyata juga meringankan penderitaan pasien Rematik, serta menghindarkan terus menurunnya kondisi kesehatan penderita AIDS.

Menanggapi hasil penelitian tsb, tentu saja ada ahli ilmu pengetahuan yang kontra. Profesor Richard Sloan pakar psikiatri dari Universitas Columbia mengatakan, hasil penelitian mengenai keampuhan doa kurang meyakinkan. Kritik utama Sloan adalah, penilaian dampak penelitian, ditetapkan secara subyektif. Padahal kenyataanya, baik dalam penelitian Byrd di San Fransisco maupun penelitian lanjutan di Kansas, tidak ada kelompok pasien yang didoakan, pulang dan sembuh lebih cepat dari pasien di kelompok pembanding.

Juga dari kelompok keagamaan, muncul pendapat yang menentang penelitian ilmiah mengenai keampuhan doa. Banyak pastor yang skeptis, dan menyebutkan penelitian tsb ibaratnya menempatkan Tuhan sebagai obyek ujicoba. Juga para ahli yang melakukan penelitian ilmiah, jarang yang bersedia melaporkan hasil penelitiannya secara resmi. Sedikit sekali terdapat laporan tertulis menyangkut tema dampak doa bagi penyembuhan. Dr.Harris sendiri, yang memimpin penelitian lanjutan dari Byrd dengan jujur mengatakan, tidak mengetahui mekanisme apa yang bekerja dalam fenomena ini.

Tentu saja pernyataan Byrd ini menjadi senjata bagi kelompok pengritik. Dipertanyakan, apakah dapat dilakukan ujicoba yang dapat dipercaya, untuk persoalan yang tidak dimengerti? Jelas tidak bisa. Prof. Koenig yang menjadi ketua pusat pengkajian religiositas dan kesehatan juga mengakui, sulit meneliti fenomena gaib semacam itu. Penelitian dampak doa menjadi tidak masuk akal, karena metode ilmiah dikembangkan untuk menjelaskan fenomena natural. Juga tantangan di bidang penelitian doa amat kompleks.

Misalnya dipertanyakan, berapa dosis doa yang tepat? Apakah cukup dua menit sehari, atau harus minimal 15 menit? Apakah doa harus diucapkan keras-keras atau dengan cara bergumam saja? Apakah hanya Tuhan agama Kristen yang memiliki kemampuan menyembuhkan, sementara Tuhan agama lain tidak? Koenig juga mengakui mujizat Tuhan tidak dapat diteliti. Namun ia juga menganjurkan agar kita berpandangan positif. Jika doa dapat meringankan penderitaan, mengapa kita tidak berdoa saja? Jika pasien memandang doa itu penting, maka dokter juga harus memandangnya penting.


sumber: DW-WORLD.DE

6 Tips Tampil Percaya Diri

6 Tips Tampil Percaya Diri


Kawan² yang kurang pede, ini dibawah ada tips² khusus, semoga bermanfaat

  • BERDIRI TEGAK, Langkah pertama yang bisa kamu lakukan adalah merubah penampilan, berdirilah yang tegak, busungkan dada dan coba tampillah sempurna. Pokoknya jangan sampai kelihatan lecek dech, soalnya penampilan seseorang akan menentukan penilaian orang lain, buatlah kesan pertama begitu menggoda selanjutnya terserah anda.

  • BERSIKAP ASERTIF, Mulai sekarang cobalah merubah sikap, jadilah orang yang tahu kapan harus berkata tidak dan kapan berkata ya. Coba sekali-kali untuk tidak terlalu membayangkan orang lain akan berkomentar apa tentang diri kamu. Dan jangan takut bikin perubahan.

  • OBYEKTIF MENILAI DIRI SENDIRI. No body's perfect, nggak ada orang lain di dunia ini yang sempurna, dan nggak ada juga orang di dunia ini yang benar² nggak berguna. Karenanya jujurlah menilai diri sendiri, jangan selalu menganggap dirimu tidak mampu dan orang lain selalu lebih unggul. Semuanya sama meski punya keahlian yang berbeda, jadi buat apa minder....??? Nggak ada untungnya.

  • BUANG RASA TAKUT. Biasanya orang yang gak pede selalu kesulitan untuk mengungkapkan siapa dirinya pada orang lain. Cara mudah untuk berani menghadapi oarang lain adalah menatap mata lawan bicara kita, tapi jangan memandanginya. Menatap lain dengan memandang, kalau memandang biasanya kamu memperhatikan lawan bicaramu, bagaimana cara bicaranya, bagaimana mimik wajahnya. Boleh saja seperti itu asal jangan kelewatan, apalagi kalo sampi ngiler nggak karuan.

  • SEDIKIT BASA BASI. Cobalah untuk bersikap basa basi, tapi jangan sampai basi beneran karena akan membosankan. Tidak semuanya basa-basi itu jelek kok, untuk meningkatkan rasa percaya diri kemu boleh juga mencobanya.

  • BICARALAH YANG LUGAS. salah satu ciri orang yang kurang pede adalah tidak bicara secara lugas, selalu muter². Dan biasanya terlalu banyak berkata, eeeeeeeeeeeeeeeeeeeee, anu dan yang sejenisnya, misalnya. " saya akan eeeee, anu, saya kan anu......".


Sayuran dan Buah Bisa Cegah Kepikunan

Sayuran dan Buah Bisa Cegah Kepikunan

PHILADELPHIA – Berbahagialah kalau Anda bertubuh tak terlalu gemuk dan senang makan buah dan sayur serta melatih asah otak. Semua aktivitas tersebut terbukti tak hanya bisa mencegah penyakit jantung namun juga Alzheimer alias kepikunan, demikian temuan terbaru ahli medis Amerika.
Obesitas atau berat berlebih serta kolesterol tinggi dan tekanan darah tinggi pada usia setengah baya tidak saja berpengaruh pada kinerja jantung, melainkan juga otak, begitu imbuh temuan tersebut. ”Ada variasi faktor gaya hidup yang bisa orang lakukan untuk mengurangi risiko yang dikhawatirkan,” ujar Dr. Marilyn Albert, ketua Alzheimer’s Association’s seperti yang dikutip Reuters baru-baru ini. ”Otak kita ini memiliki kapasitas lebih banyak unuk memperbarui diri. Maka kita harus memberitahu orang bahwa mereka bisa memperbaiki kesehatan otak.”
Usaha pencegahan itu lebih baik bila dilakukan sejak dini. Patologi penyakit Alzheimer telah ada sejak 10 tahun, bahkan mungkin lebih lama. Maka setiap manusia sebaiknya memulai gaya hidup yang lebih baik sejak dini.
Pada sebuah studi di Finlandia terhadap 1.500 orang usia lanjut, ditemukan bahwa mereka yang mengalami obesitas ketika usia setengah baya menderita kepikunan lebih cepat dibanding yang tidak menderita obesitas. Mereka yang memiliki kadar kolesterol tinggi dan tekanan darah tinggi pada usia setengah baya juga menderita kepikunan ketika tua enam kali lipat lebih banyak dibanding yang normal.
Seperti diketahui, obesitas, tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi selama ini disebabkan oleh gaya hidup yang terlalu mewah. Makan makanan banyak mengandung lemak dan kolesterol merupakan pemicu utamanya.
(mer)

Ratusan Pengidap Baru HIV/AIDS Selama April-Juni 2004

JAKARTA – Jumlah pengidap virus penurunan kekebalan tubuh (HIV dan AIDS) selama tiga bulan terakhir (April-Juni 2004) bertambah 231 orang terbagi atas 113 orang AIDS (penderita sudah dinyatakan sakit) dan 118 pengidap HIV (penderita masih sehat, namun darahnya sudah mengandung virus HIV).
Dengan demikian, jumlah pengidap HIV/AIDS di Indonesia sejak 1987 hingga Juni 2004 tercatat 4.389 orang terbagi atas 1.525 orang AIDS dan 2.864 HIV, kata Dirjen Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan Depkes Umar Fahmi Achmadi, di Jakarta, Rabu (21/3).
Menurut dirjen, rasio pengidap HIV/AIDS laki-laki dan perempuan, 3,9 : 1, sedang kasus AIDS terbanyak dilaporkan dari Papua, DKI, Jatim, Jabar, Bali, Riau, Sumut, Kalbar, Sulut dan Jateng. ”Prevalensi AIDS secara nasional hingga Juni 2004 yakni 0,76 per 100 ribu penduduk,” katanya.
Sementara itu, cara penularan kasus AIDS dilaporkan tertinggi lewat heteroseksual sebesar 49,9 persen, homoseksual sebesar 9,1 persen dan penularan jarum suntik pengguna narkoba sebesar 27,7 persen.
Proporsi AIDS tertinggi pada kelompok usia 20-29 tahun (44,6 persen), umur 30-39 tahun (29,1 persen) dan kelompok umur 40-49 tahun (11,1 persen), sedang proporsi AIDS yang telah meninggal sebanyak 34 persen.
Sebelumnya, Menkes Achmad Sujudi mengatakan, Depkes telah mencairkan anggaran Rp10 miliar untuk memberikan subsisdi harga obat penurun virus (ARV) bagi 5.000 pengidap HIV/AIDS di seluruh Indonesia selama 2004.
Pemerintah RI pada 2005 akan meningkatan pemberian subsidi harga obat ARV.(8)


TIPS SEHAT LAHIR & BATIN RASULULLAH

TIPS SEHAT LAHIR & BATIN RASULULLAH

Kesehatan merupakan modal paling berharga dalam hidup ini. Bila tidak sehat, mustahil kita bisa menikmati hidup pemberian Allah Swt. Karena itu, sudah sepatutnya bila kita senantiasa berusaha menciptakan gaya hidup sehat.

Dalam Islam, upaya menjaga kesehatan selalu dianjurkan baik melalui Al-Quran maupun melalui hadist Rasul. Rasulullah sebagai Uswatun Hasanah selalu memberikan contoh dalam memelihara kesehatan. Selama hayatnya, Rasul hanya menderita sakit dua kali. Padahal kegiatan Beliau sebagai kepala keluarga, pemimpin negara dan pemimpin umat selalu dipenuhi kesibukan yang membuat beliau jarang tidur dan jarang makan. Yang menyebabkan Rasul sehat lahir dan batin diantaranya :

1. Bangun Sebelum Shubuh dan Beraktivitas setelah Shalat Shubuh

Rasul Saw sangat menganjurkan umatnya untuk selalu berjamaah di masjid mengharap ridho Allah Swt. Selain itu juga untuk menjaga kesehatan sebab udara pagi yang segar banyak mengandung zat asam, coortisol, gas ozon dan hormon pertumbuhan sehingga orang yang bangun pagi-pagi sukar dihinggapi penyakit paru-paru. Rasulullah bersabda: ”Sholat sebelum subuh lebih baik daripada dunia dan isinya.

2. Selalu Jaga Kebersihan

Rasul termasuk orang yang rapi jali. Bayangin aja, Rasul pernah bilang kalau gosok gigi alias siwak itu nggak memberatkan umatnya, niscaya beliau akan menyuruh umatnya untuk gosok gigi sebelum sholat. Bahkan ketika hari Jumat, Rasul menyunahkan untuk pake minyak wangi sebelum berangkat. Hmmm ..... Rasul selalu clingkan?

3. Makan Secukupnya (Tak Pernah Banyak Makan)

Nabi saw bersabda: ”Berpuasalah kamu supaya sehat tubuhmu” (HR. Bukhari). Dalam hadist lain juga disebutkan: ”Kami adalah kaum yang tidak makan sebelum lapar dan bila kami makan tidak pernah kekenyangan.” Rasul dan para sahabat selalu makan setelah lapar dan berhenti sebelum kenyang. Ini resep yang cukup ampuh untuk membuat dokter yang dikirim ke Madinah frustasi gara-gara nggak ada pasien. Pesan Rasulullah, kebanyakan penyakit asalnya dari perut.

4. Gemar Jalan Kaki

Rasulullah Saw selalu berjalan kaki ke masjid, ke pasar dan ke rumah para sahabat. Beliau selalu bersemangat dan tidak suka hidup manja. Dengan berjalan kaki keringat mengalir di sekujur badan, pori-pori kulit terbuka dan peredaran darah berjalan normal sehingga terhindar dari penyakit jantung.

5. Tidak Pemarah

Pemarah merupakan kawan setan, sebab bila manusia telah dihinggapi rasa marah akan hilanglah akal sehatnya. Karena itu Rasulullah menganjurkan umatnya untuk menghilangkan sifat pemarah. Rasul hanya marah bila melihat hukum Allah dilanggar. Ketika utusan Bani Nadhir datang meminta nasehat agar masuk surga dan lepas dari siksa neraka, Rasul memberikan nasehat pendek ”Jangan marah” Beliau mengulangi nasehatnya itu hingga tiga kali. Marah yang amat sangat bisa membuat pembuluh darah pecah so Rasul juga menyuruh kita untuk beristighfar, wudhu dan sholat 2 rakaat. Ditanggung adem deh! He he he .....

6. Optimis, Jangan Cemas dan Jangan Nyerah

Orang optimis akan memandang hidup dengan warna-warni ceria. Jangan cemas dan jangan nyerah karena Allah pasti ridho sama orang yang terus berusaha dalam kebaikan. Smile, please ...

7. Bersyukur dan Jangan Iri

Bersyukur itu obat paling ampuh buat kita yang suka ngiri sama kelebihan orang lain. Sssst ... orang yang suka ngiri itu potensial sakit hati. Orang yang sakit hati gampang darah tinggi, depresi dan nggak percaya diri (pd), so be careful (hati-hati).


Oleh Mohammad Azwar, SP dari berbagai sumber

Air Zam-Zam

Air Zam-Zam


Air Zam-zam Memiliki Kandungan Yang Berbeda dengan Air Biasa ?

Benar, air zam-zam memiliki keistimewaan dalam zat-zat yang dikandungnya. Tentang hal ini, sejumlah peneliti dari Pakistan telah melakukan penelitian panjang dan akhirnya mereka menemukan hal ini. Dan Pusat Penelitian Haji pun sudah melakukan hal yang sama terhadap air zam-zam, maka mereka menemukan bahwa air zam-zam adalah air yang menakjubkan, berbeda dengan air pada umunya.

Sami Unqowy, Eng., Ketua Pusat Penelitian Haji, "Ketika kami melakukan penggalian untuk perluasan sumur zam-zam, maka setiap kali mengambil air zam-zam tersebut semakin bertambah air yang keluar, setiap kami mengambil airnya, bertambah pula air dari sumur zam-zam itu, ...maka kami menyibukkan diri untuk memompa (menyedot) air zam-zam itu dengan tiga kali sedotan agar kering sehingga memudahkan kami dalam memasang pondasi. Lalu, kami pun melakukan penelitian terhadap air zam-zam dari celah-celah mata airnya untuk mengetahui ada tidaknya bakteri. Maka, ternyata air zam-zam tesebut tidak mengandung satu jenis bakteri pun!! Murni dan bersih. Akan bisa terkontaminasi setelah dipindahkan pada bejana atau ember, maka polutan pun masuk kepadanya !! Akan tetapi air itu bersih dan suci tidak terdapat bakteri apapun. Ini adalah keistimewaan air zam-zam. Dan diantara keistimewaan lainnya adalah engkau masih bisa menikmati air zam-zam itu sampai sekarang, dan terus mengalir sejak zaman Rasulullah sallallahu 'alaihi wasallam sampai kini.

Berapa usia sumur biasa untuk tetap bisa mengeluarkan air ?? 50 tahun, 100 tahun, ... dikeduk airnya dan habis. Maka air zam-zam ini terus-menerus mengeluarkan air!!?.

Rasulullah bersabda, "Air zam-zam adalah sesuai dengan tujuan orang yang meminumnya" (HR. Ahmad.

Benar, aku mengetahui ini dengan sebenar-benarnya tentang kisah seorang laki-laki asal Yaman, aku mengenalnya dan dia adalah sahabatku, dia adalah orang yang sudah tua, pandangan matanya sudah melemah... karena sebab usianya yang sudah lanjut, hampir saja ia tidak bisa melihat ! Ia selalu membaca Al-Qur'an, dan dia sangat bersemangat untuk selalu membacanya... dia selalu memperbanyak membacanya, di sisinya ada mushaf kecil; mushhaf kecil itu serasa tidak ingin berpisah dengannya, akan tetapi karena melemahnya kekuatan matanya, apa yang harus ia perbuat?! Ia pun berkata, "Katanya air zam-zam itu bisa jadi obat, maka akupun mendatangi zam-zam itu, lalu aku pun mengambil dan meminumnya, tiba-tiba aku pun mulai bisa melihat kembali tulisan mushhaf." Aku melihat ia pun mengambil mushhaf kecilnya dari saku dan membacanya. Ia pun berkata, "Ini berkat aku meminum air zam-zam itu.

Maka, .... wahai saudara-saudaraku yang mulia. Ini adalah hadits Rasulullah. Akan tetapi do'a syaratnya adalah pelakunya harus yakin doanya akan dikabulkan; ia memenuhi perintah Allah; orang yang berdo'a memenuhi syarat sebagaimana firman Allah:

Dan jika para hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka jawablah bahwa Aku dekat; Aku mengabulkan do'anya orang-orang yang berdoa, maka hendaklah mereka memenuhi perintah-Ku dan mengimani Aku agar mereka mendapat bimbingan (Q.S. Al-Baqarah: 186)

Sumber: Anta Tas'al wa Syaikh Al-Zindani Yujib haula Al-I'jaz Al-Ilmiy fii Al-Qur'an wa Al-Sunnah

Yusriyah Sembuh dari Penyakit Mata Sebalah Kirinya setelah Minum Air Zam-Zam

Seorang ikhwah yang baru pulang dari haji bercerita. Kata dia, "Seorang ibu yang mulia namanya Yusriyah Abdurrahman Hiraz ikut bersama kami melakukan haji dalam rombongan Departemen Wakaf Mu'jizat yang terjadi karena barokah air zam-zam. Ia berkata, "Yusriyah pernah menderita penyakit mata yang disebabkan oleh bakteri nyamuk bertahun-tahun hingga menyebabkan migran (sakit kepala sebagian) sepanjang siang dan malam dan tidak mereda sedikitpun, ... sampai akhirnya mata kirinya tersebut tidak bisa melihat sama sekali karena adanya selaput putih di matanya. Maka ia pun pergi ke salah seorang dokter spesialis mata ternama. Tapi dokter tersebut mengatakan, "Tidak ada cara lain untuk menyembuhkan migran tersebut (sebagai efek sakit matanya) kecuali dengan menyuntik mata tersebut, akan tetapi itu pun akan berakibat kebutaan untuk selamanya.

Maka, Ny. Yusriyah semakin bertambah ketakutan mendengar perkataan dokter itu. Akan tetapi, ia adalah orang yang percaya benar dan merasa tenteram dengan rahmat Allah. Dan hal itu akan mendatangkan sebab pengobatan sakitnya, demikian setelah mendengar penegasan para dokter tentang sakit yang ia derita itu... Maka, ia pun berkeinginan untuk melakukan umrah, sehingga memungkinkan mendapat obat dan penawar langsung dari Allah di Baitullah Al-Haram.

Maka, ia pun datang ke Mekkah dan thawaf di Ka'bah -waktu itu belum ramai orang-orang besar demikian kata beliau- sehingga ia bisa mencium hajar aswad dan menyentuhkan matanya yang sakit padanya ... lalu ia pun pergi menuju air zam-zam dan meminum satu cangkir serta mencuci matanya dengan air zam-zam itu ... setelah itu, ia pun meneruskan sa'i, lalu kembali ke Ghandaq tempat ia memulai ihram.

Maka, aku menemuinya sekembalinya dari Ghandaq dan matanya yang sakit menjadi sehat sempurna, dan penyakit matanya pun hilang tanpa ada bekas sedikitpun.

Bagaimana mungkin penyakit bisa hilang (diangkat) tanpa ada operasi?? Dan, ... bagaimana mungkin pandangan matanya bisa kembali sehat seperti biasa tanpa diobati?? Dan ilmu kedokteran yang mengobati penderitaannya tidak mampu melakukan apapun, kecuali membenarkan keagungan Allah yang Maha Besar; bahwa ibu yang sakit ini, yang para dokter gagal membantu pengobatannya, telah diobati oleh Dzat Yang Maha Mengobati, ketika ia melakukan kunjungan ibadah (Umrah), sebagaimana Rasululah kabarkan:

Air zam-zam tergantung niat orang yang meminumnya; jika engkau meniatkan dalam meminumnya untuk mengobatimu, maka Allah akan menyembuhkanmu; jika engkau niatkan agar engkau kenyang, maka Allah menjadikanmu kenyang; jika engkau meniatkannya untuk menghilangkan haus, maka Allah akan menghilangkan kehausanmu, dan zam-zam itu adalah cekungan yang dibuat oleh Jibril dan air yang mengalir yang Allah berikan kepada Ismail (HR. Daraquthni).


Keluarnya Batu Tanpa Operasi

Dan kisah seperti ini serta kisah-kisah lainnya pun kami pernah mendengarnya dari sahabat-sahabat kami, atau pun kami membacanya. Dan itu semua meskipun menunjukkan kepada sesuatu hal, akan tetapi itu menunjukkan atas benarnya perkataan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tentang sumur yang penuh barakah ini (zam-zam).

Yang mengisahkan cerita ini adalah Dr. Farouq 'Antar.

Beliau berkata, "Aku telah menderita kencing batu selama bertahun-tahun. Para dokter menyatakan tidak mampu mengeluarkannya kecuali dengan operasi. Akan tetapi aku mengurungkan niat operasi itu dua kali... kemudian aku aku berniat untuk melakukan umrah... , dan aku memohon kepada Allah agar memberikan kesembuhan kepadaku tanpa operasi.

Maka, Dr. Farouq pun pergi ke Mekkah, dan melakukan umrah di sana serta minum air zam-zam, mencium hajar aswad, sholat dua rakaat sebelum keluar dari Masjidil Haram, maka tiba-tiba ia merasakan sesuatu di kantung kemihnya, maka ia pun bergegas ke kamar kecil. Maka, ternyata sesuatu yang menakjubkan telah terjadi, keluar batu yang lumayan besar, dan ia pun sembuh tanpa harus masuk ke ruang operasi.

Dan sungguh ketika keluarnya batu telah mengejutkan dirinya dan para dokter yang selalu mengikuti perkembangan kesehatannya